Fresh Graduate, Berikut Panduan Mudah Memulai Berinvestasi!

Imbuetea – Kombinasi layanan proteksi jiwa dengan investasi atau lebih dikenal dengan asuransi investasi dan jiwa menjadi daya tarik tersendiri bagi calon konsumen yang membutuhkan produk praktis. Salah satunya fresh graduate yang penghasilannya masih di bawah rata-rata. Bagi mereka, produk tersebut memberikan jaminan terhadap risiko yang tidak diinginkan seperti kecelakaan sekaligus wadah untuk belajar berinvestasi.

Jika mau memilih berinvestasi, fresh graduate disarankan untuk melakukan persiapan dengan mengikuti beberapa langkah-langkah ini:

asuransi investasi dan jiwa

  • Buat rencana investasi

Investasi adalah kegiatan yang memberi profit menggiurkan, tetapi juga bisa menimbulkan kerugian. Perencanaan dapat menjadi penyelamat bagi fresh graduate, sebab mereka akan punya pegangan sebelum meluncurkan strategi. Tentukan jumlah modal, waktu untuk menjalankan investasi, dan kebutuhan yang akan dipenuhi dari profitnya. Pastikan juga rencana yang dibuat mudah direalisasikan dalam waktu dekat.

  • Cari produk atau instrumen yang sesuai

Selain memilih asuransi investasi dan jiwa sebagai tempat untuk berinvestasi, fresh graduate juga bisa mempertimbangkan produk lain yang bisa digunakan. Misalnya saja, logam mulia, saham, hingga reksa dana. Kemudian, pelajari masing-masing kelebihan dan kekurangan dari produk investasi tersebut. Pasalnya, dengan mempelajarinya maka membantu Anda menemukan jenis instrumen investasi yang sesuai dengan penghasilan dan kebutuhan Anda.

  • Sediakan rekening khusus

Kebanyakan fresh graduate yang belum punya latar belakang di dunia kerja biasanya cenderung kesulitan mengatur keuangan mereka. Untuk mendisiplinkan diri sejak menerima gaji pertama, sediakan rekening terpisah untuk kebutuhan sehari-hari, tabungan, dan tentunya investasi. Dengan begitu, Anda bisa langsung mengirimkan uang ke rekening yang dituju. Jadi, dana untuk investasi tak akan terpakai untuk kepentingan lain.

  • Lakukan persebaran modal

Sebagai investor baru, fresh gradute harus melakukan persebaran modal atau diversifikasi. Tujuannya adalah untuk mengurangi risiko kerugian yang kerap dialami pemula saat berinvestasi. Untuk persebaran modal, Anda sebaiknya disarankan untuk memakai lebih dari satu jenis investasi. Namun, kalau belum sanggup, satu instumen saja sudah cukup selama sesuai dan mudah dikelola. Dengan menyebar modal atau lebih dikenal dengan diversifikasi, uang Anda tak akan serta-merta hilang saat menghadapi kerugian.

  • Disiplin dan menjaga gaya hidup

Salah satu faktor yang membuat sebagian besar fresh graduate kesulitan untuk memulai berinvestasi adalah kecenderugan berfoya-foya begitu mempunyai penghasilan tetap. Sementara, investasi memerlukan konsistensi dan disiplin ketat dalam menjalankannya. Tidak ada yang salah dengan memanjakan diri, tetapi jangan sampai berlebihan. Kalau Anda terlena dan sering menghambur-hamburkan gaji, peluang memperoleh profit besar dari investasi tentu tak akan kunjung terwujud. Untuk itu, disiplinlah dan aturlah gaya hidup dengan baik.

Itu dia beberapa langkah-langkah yang harus diperhatikan sebelum memulai berinvestasi. Nah, jika Anda memutuskan memilih produk investasi yang menyatu dengan asuransi, maka disarankan untuk memerhatikan polis dan premi yang harus dibayar per bulan, ya. Kalau Anda berencana untuk berinvestasi dalam produk terpisah, pilihlah asuransi dengan plafon jangka pendek. Tujuannya adalah untuk memudahkan Anda pindah ke instrumen investasi yang lebih menjanjikan dan mengambil produk asuransi baru dengan jaminan risiko yang lebih maksimal.

Be the first to reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *